Presiden Filipina Gloria Arroyo menangis saat berjalan melintasi peti-peti jenazah para pejabat pembantunya yang tewas dalam kecelakaan helikopter, demikian laporan radio hari Kamis [09/04].Pernyataan singkat yang dikeluarkan pada Rabu malam dari Istana Kepresidenan memastikan bahwa kedelapan penumpang dan awak pesawat helikopter pemerintah yang jatuh pada Selasa di tanah lapang daerah pegunungan di Luzon sebelah utara, tewas.
