Karena butuh routing dan backbone yang lebih panjang, biaya investasi yang dibutuhkan menjadi mahal.
untuk routing, juga membutuhkan biaya. koneksi internet indonesia memiliki hanya 2 route, singapura dan australia. negara seperti jepang memiliki banyak route ke korea, china, rusia, amerika (hawaii dan daratan), taiwan dsb... semakin banyak route, semakin kompetitif harga yang akan diberikan pemilik backbone tier1
